Jumat, 19 Maret 2021

IBU KU ENGKAULAH SURGAKU


Naaak...Jangan tinggalkan SHOLAT dan Rokoknya dikurangi...

Kata kata itulah yang selalu di Ucapkan Ibu kepadaku....Setiap Ibu pasti memberikan hal yang terbaik kepada anak anaknya.

Tidak terasa lebih kurang 19 tahun saya jarang bertemu Ibu dan Bapak ku, Walaupun dijadwalkan 2 kali dalam  setahun untuk pulang kampung, itupun kalau tidak dalam penugasan.

AKU BANGGA MENJADI SEORANG MARINIR

Karena saya adalah seorang Abdi Negara Ketika Ibu Pertiwi Memanggil Kapanpun dimanapun SIAP Untuk HADIR di Setiap Palagan.

Sesuai Arahan  Bapak KASAL.

Di Saat Kedaulatan Negara ini Terancam, MARINIR HADIR. Saat Situasi tak Terkendali, MARINIR HADIR Menengahi. Jadi Wajar Saja, Apabila di Dalam Benak Rakyat dan Pemimpin Bangsa ini, Apabila Negara ini Dalam Ancaman, Hanya Satu Jawabannya, KIRIM MARINIR !!

Beruntungnya aku masih mempunyai ibu yang rasa sayangnya tidak pernah habis dimakan waktu.

Saat ini saya diberikan kepercayaan oleh Pimpinan untuk Melaksanakan Pendidikan Sekolah Staf Dan Komando Angkatan Laut, Hal inipun Karena Doa dari Kedua Orang tua Serta Doa Keluarga Tercinta.

Bukan karena saya HEBAT tapi Karena ALLOH selalu memberikan KEMUDAHAN.

Jangan Cemburu Mempunyai Suami yang Berbakti Kepada IBU nya, Karena Kelak Kamu Punya Anak Lelaki yang Dia pun Akan Berbakti Pada Dirimu di Usia Senjamu. Karena Banyak Anak DURHAKA Sebab Dulu Bapaknya Juga DURHAKA Kepada IBU nya.

“Ya ALLOH Angkatlah Penyakit IBU dan BAPAK ku, Sembuhkanlah Mereka dan Berikan Aku Kesempatan Agar Aku Bisa Berbakti Kepadanya” Aamiin...


Semoga Bermanfaat...🙏🙏

(SIS-51)



Jumat, 19 Januari 2018

HOME SWEET HOME

 Rumahku Adalah Surgaku...Kali Ini Bataliyon Infanteri 7 Marinir Menggelar Kegiatan Rutin Bulanan Dengan Di Awali Senam Aerobik Bersama,Santunan Anak Yatim Serta Lomba Lomba Gembira.
Kegiatan Ini Dilaksanakan Bertujuan Untuk Menjalin Silaturahmi,Menjaga Kekompakan Antara Prajurit Beserta Keluarga Serta Menciptakan Lingkungan Kerja Yang Harmonis Dan Nyaman.
Danyonif 7 Marinir, Mayor Mar Kanang Menyampaikan Apresiasi Yang Luar Biasa Kepada Seluruh Prajurit Beserta Keluarganya,Mereka Hadir Bukan Karena Paksaan Melainkan Hadir Datang Dengan Hati Panggilan Jiwa Dari Para Prajurit ANGGARAKSA JALADHI BRANI.
Dalam Sambutannya Danyonif 7 Mar Menyampaikan Untuk Menjaga Keutuhan Rumah Tangga, Keharmonisan Keluarga Serta Bijak Dalam Penggunaan Sosial Media.(Sis-51)




Jumat, 12 Januari 2018

ANGGARAKSA JALADHI BRANI PRIMA


Komandan Bataliyon Infanteri 7 Marinir,Mayor Mar Kanang Budi R. Menyampaikan Taklimat Awal Kepada Seluruh Prajurit Pengawal Samudera Yang Gagah Berani "ANGGARAKSA JALADHI BRANI" Di Lapangan Apel Yonif 7 Marinir.

Dalam Taklimat Awal Tersebut Danyonif 7 Mar Menyampaikan Kita Harus PRIMA. Dan Beliaunya Menjelaskan Secara Jelas dan Lugas.

1. Profesional Yang Berarti Sebagai Prajurit Pejuang Marinir Dituntut Pantang Menyerah Dalam Melaksanakan Tugas Pokoknya. Sebagai Prajurit Profesional, Marinir Diharapkan Mampu Mempertahankan Kemampuan Tempur Mengikuti Perubahan Lingkungan Strategis Yang Sangat Dinamis.
2. Ready Yaitu Prajurit Yonif 7 Marinir Harus Siap Melaksanakan Tugas Apapun Yang Di Percayakan Oleh Pimpinan.
3. Integrity Yang Mempunyai Makna Dan Arti Prajurit "ANGGARAKSA JALADHI BRANI" Harus Memiliki Integritas Pribadi Sebagai Prajurit Matra Laut Yang Berkarakter Dan Bermoral Tinggi.
4. Militant Prajurit Yonif  Marinir Harus Militan Yaitu Mau Berjuang Dan Saling Membantu, Tanpa Ada Kata Menyerah. Karena Militan Merupakan Suatu Kewajiban Yang Harus Dimiliki Oleh Setiap Prajurit.
5. Accountability Komandan Bataliyon Menyampaikan Kepada Seluruh Prajurit Tidak Ada Dusta Diantara Kita Dan Kita Semua Harus Transparan, Yang Berarti Apa Yang Di Lakukan Komandan Semuanya Bisa DiPertanggung Jawabkan.

Setelah Menyampaikan 5 Point Taklimat Awal, Danyonif 7 Marinir Menyampaikan Beberapa Program Yang Akan Dilaksanakan Selama 100 Hari Kedepan.(Sis-51)

"KEPERCAYAAN WAJIB HUKUMNYA KITA JAWAB DENGAN KEBERHASILAN TUGAS"

Selasa, 09 Januari 2018

UPACARA PEMBUKAAN LATIHAN PERORANGAN DASAR TW I TA 2018


Bataliyon Infanteri 7 Marinir ANGGARAKSA JALADHIBRANI Melaksanakan Latihan Perorangan Dasar TW I TA 2018, Danyonif 7 Marinir Mayor Mar Kanang Budi R. Telah Resmi Membuka Kegiatan Latihan TW I.
Sasaran Latihan Ini Adalah Meningkatkan Kemampuan Kesemaptaan Jasmani Yang Tinggi Dan Memiliki Keterampilan Dasar Pertempuran Sebagai Prajurit Korps Marinir. Dan Orang Nomer 1 Di Jajaran Prajurit Pengawal Samudera ANGGARAKSA JALADHIBRANI Juga Mengingatkan Kepada Seluruh Prajurit Agar Tidak Lupa Akan Tugas Pokok Dan Jati Diri Sebagai Pasukan Pendarat Amphibi Korps Marinir Serta Selalu Pelihara Dan Asah Kemampuan Agar Selalu Siap Sedia Untuk Melaksanakan Tugas Operasi Yang Di Percayakan Oleh Pimpinan.
TUGAS ADALAH KEPERCAYAAN DAN WAJIB HUKUMNYA KITA JAWAB DENGAN KEBERHASILAN TUGAS (Sis-51)

OPERATIONAL READINESS INSPECTION


 Danyonif 7 Marinir, Mayor Mar kanang Budi R. Melaksanakan Inspeksi Kesiapan Personel Maupun Materiil Tempur Bataliyon Untuk Kesiapan Operasi militer Perang ataupun Operasi Militer Selain Perang.

Adapun Major Equipment yang di periksa diantaranya Kendaraan Tempur,Kendaraan Taktis Maupun Kendaraan Angkut Personel,Alat Apung,Senjata,Alat Optik,Generator,Peralatan Kesehatan Serta Peralatan Anti Huru Hara. Sedangkan Untuk Materiil Pendukung Lainnya Meliputi Dapur Lapangan/Alat Masak Dan Alat Komunikasi.Pemeriksaan Kesiapan Operasional Satuan Diawali Dengan Apel Organik Bataliyon Infanteri 7 Marinir ( Sis-51)

Minggu, 31 Agustus 2014

GORILLA RIFFLE COMPANY


Bukan siapa yang membuat.....Tapi Maukah Kita BERBUAT...???Kapan lagi dan Siapa lagi yang Berbuat kalau bukan kita sebagai PERWIRA MARINIR yang akan mengawaki Korps tercinta ini,sesuai dengan selogan kita "MARINIR UNTUK INDONESIA" Apabila kita mendengar Arahan dari Pimpinan yaitu Kita tingkatkan PROFESIONALISME PRAJURIT,Sudahkah Kita BERBUAT?? Tentunya kita menanyakan kepada diri kita masing-masing.Jangan melihat besar kecilnya kita berbuat tetapi kita harus mengingat sebuah karya,Karya sekecil apapun yang bermanfaat bagi Prajurit dan masyarakat itu akan menjadi Sejarah yang tak terlupakan,

Saya sebagai Prajurit korps Marinir TNI AL Terinspirasi dengan Perintah Harian Bapak Kepala Staf TNI AL yang salah satunya adalah "Tingkatkan Kemampuan dan Kecakapan serta PROFESIONALISME Keprajuritan matra laut dalam penguasaan dan Pengawakan Alutsista untuk tetap mampu memegang teguh prinsip 'ZERRO ACCIDENT" dalam rangka memperkecil kerugian atau kemungkinan terburuk yang di hadapi melalui peningkatan purba jaga pada setiap kegiatan yang dilaksanakan"

Setelah saya baca perintah harian Bapak KSAL dan juga dari pengalaman Penugasan saya selama kurang lebih 1 tahun di Lebanon Selatan,saya melihat Kendaraan Tempur Tentara UN dari negara lain yang di lengkapi dengan alat komunikasi,Radar maupun GPS yang canggih serta dapat mengirimkan berita Email dari Ranpur tersebut.Tentunya saya berfikir apakah kita mampu apabila kita mengawaki Alutsista yang canggih dan semuanya serba komputerisasi.Dengan kita menggunakan Alutsista yang canggih kita meminimalkan manipulasi taktis dari prajurit.

Ketika saya di berikan Tantangan dan kepercayaan Oleh Pimpinan untuk Menjadi Komandan Kompi Gorilla Yonif 9 Marinir,saya berupaya untuk menjawab tantangan tersebut,yaitu dengan program 30 hari Menuju Prajurit Profesional dan mampu mengawaki Alutsista yang Modern,Saat itu juga saya buat ruang komputer istilah keren nya Laboratorium Komputer dan Tentunya adanya Dukungan penuh dari Danyonif 9 Marinir pada saat itu Letkol Mar Silalahi Alumnus AAL 40 (1994).Beliaunya sangat Mendukung dengan di buat tempat dan diadakan 10 unit komputer,guna menyiapkan prajurit Marinir Khususnya Yonif 9 Marinir dalam mengawaki Alutsista yang canggih dan Modern.Tentunya kami memberikan pengetahuan tentang Software maupun Hardware dan dilanjutkan pengetahuan dasar komputer,Minimal menguasai Microsoft office.Dan tidak cukup sampai begitu saja selain itu kami juga mempunyai tujuan untuk meminimalkan kegiatan prajurit khususnya tidur dalam untuk tidak melakukan kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun satuan.Dengan adanya ruang komputer tersebut mereka lebih baik belajar komputer dari pada keluar Home Base tanpa tujuan yang jelas.

Tentunya sangat banyak kekurangan di Ruang Komputer tersebut,salah satunya belum adanya jaringan Internet tetapi akan kami upayakan sesuai kemampuan saya sebagai Komandan Kompi,dan tentunya atas dukungan Komandan Bataliyon untuk berbuat itu semua,kami juga menyampaikan terima kasih saat ini kami masih di berikan kehormatan dan Kepercayaan untuk melaksanakan tugas Operasi Menjaga Perbatasan di Kalimantan Utara.Insya ALLOH setelah melaksanan Misi operasi dan kembali ke Home Base akan kami perbaiki kekurangan tersebut.Besar Harapan saya seluruh Prajurit Beruang Hitam mau belajar profesi sebai prajurit Marinir maupun belajar tentang Kemampuan Teknologi Informasi dan Komunikasi guna menyiapkan Korps Tercinta ini yang akan terus berkembang sehingga Alutsista nya pun butuh Pengawak yang mempunyai Kemampuan.

Saya Siswanto Kapten Marinir AAL 51 mencoba belajar membuat tulisan apa yang menjadi pemikiran saya.Dan kami mohon arahan,koreksi maupun komentar apabila dalam tulisan kami yang semerawut dan amburadul.Terima Kasih " TEGAR MENJAGA PERBATASAN" (SIS-5104)



Selasa, 22 Juli 2014

DARI GUNUNG MENUJU PERBATASAN

  • Dispen Kormar (Lampung). Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir (Danbrigif-3 Mar) Kolonel Marinir Suherlan, S.E., secara resmi melepas keberangkatan Satuan Tugas Marinir (Satgasmar) Ambalat XVIII tahun 2014, di Dermaga Panjang, Lampung, Rabu (18/06/2014).
    Personel Satgasmar dari Brigif-3 Mar yang merupakan gabungan dari Satlak jajaran Brigif-3 Mar, dipimpin Kapten Marinir Siswanto yang jabatan sehari-hari sebagai Komandan Kompi G Yonif-9 Marinir, akan melaksanakan tugas pengamanan Ambalat kurang lebih selama 9 bulan.

    Dalam amanatnya, Danbrigif-3 Mar menyampaikan bahwa pada dasarnya penugasan di blok Ambalat Kalimantan Timur merupakan tugas yang sangat mulia bagi seorang prajurit sebagai komponen pertahanan Negara yang harus dilaksanakan dengan semanggat dan penuh kebanggaan.
    “Saudara tahu bahwa tugas operasi yang dilaksanakan ini adalah untuk menjaga wilayah dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Para prajurit sekalian dituntut harus berkerja keras dan bertindak sesuai prosedur serta aturan yang berlaku. Oleh karenanya pedomani protap yang ada agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan, sehingga akan terhindar dari hal-hal yang tidak diharapkan”, tegasnya.


    Selesai upacara selanjutnya Danbrigif-3 Mar memberikan ucapan selamat bertugas kepada para prajurit, diikuti oleh para Asisten Kasbrigif-3 Mar, Dankolak serta Dansatlak Brigif-3 Mar.